IHSG naik tipis, saham-saham ini yang banyak diborong asing

IHSG naik tipis, saham-saham ini yang banyak diborong asing

IHSG naik tipis, saham-saham ini yang banyak diborong asing – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada perdagangan siang ini. Mengutip data RTI, Rabu (7/4), IHSG naik 0,01% atau 0,55 poin ke level 6.003,32 pada perdagangan sesi I. Sepanjang perdagangan sesi I IHSG bergerak dari rentang terendah 5.982,06 – 6.027,87.

Mengutip dari haveyouseenhim.com Kenaikan IHSG hanya ditopang dua dari 10 sektor. Sektor tersebut adalah perdagangan naik 1,05% dan infrastruktur naik 0,44%. Selebihnya delapan sektor masih berada di zona merah dengan sektor aneka industri, konstruksi dan tambang turun paling dalam.31012833p - IHSG naik tipis, saham-saham ini yang banyak diborong asing

Volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) siang ini sebanyak 14,5 miliar dengan total nilai transaksi Rp 4,72 triliun. Nilai ini termasuk mini dibandingkan kondisi normal.

maka Ada 204 saham yang naik dan 266 saham yang turun serta 145 saham yang nilainya tidak berubah. mak ab Investor asing juga masih mencatatkan net sell atau jual bersih sebesar Rp 284,07 miliar di seluruh pasar. Sementara di pasar reguler asing juga mencatatkan net sell sebesar Rp 285,15 miliar.

Asing paling banyak mengoleksi saham  maka PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 14,1 miliar. dan Saham JPFA pun melesat 4,48% ke Rp 2.100 per saham. Volume perdagangan saham JPFA mencapai 24,5 juta dengan nilai transaksi Rp 50,7 miliar.

Asing juga memburu saham maka PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 10,8 miliar. Saham ADRO juga menguat 1,24% ke Rp 1.225 per saham. dan Volume perdagangan saham ADRO mencapai 22,3 juta dengan nilai transaksi Rp 27,1 miliar.

Saham maka PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

juga dikoleksi asing sebesar Rp 8,9 miliar. maka Saham BMRI flat di level Rp 6.275 per saham. Volume perdagangan saham BMRI mencapai 11,8 juta dengan nilai transaksi Rp 74,3 miliar. maka  IHSG naik tipis saham-saham ini yang banyak diborong asing

1. JPFA Rp 14,1 miliar
2. ADRO Rp 10,8 miliar
3. BMRI Rp 8,9 miliar
4. DMAS Rp 8,6 miliar
5. ICBP Rp 6,5 miliar
6. INTP Rp 6,3 miliar
7. UNTR Rp 4,0 miliar
8. SCMA Rp 3,5 miliar
9. WIKA Rp 2,9 miliar
10. INDF Rp 2,6 miliar

 

Maka Sembilan dari 10 sektor menguat menjadi penopang utama IHSG. Sektor yang menguat paling tinggi adalah tambang 2,22%, konstruksi 1,02% dan perdagangan 0,96%.  maka Hanya sektor barang-barang konsumsi yang turun tipis 0,7%. Maka Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 17,10 miliar saham dengan total nilai transaksi maka  Rp 8,90 triliun. Ada 301 saham yang menguat, 186 saham yang melemah dan 159 saham yang stagnan.

Comments are closed.