Cara Mengelola Keuangan dalam Bisnis Anda

Cara Mengelola Keuangan dalam Bisnis Anda

Cara Mengelola Keuangan dalam Bisnis Anda

Cara Mengelola Keuangan dalam Bisnis Anda , – Anda pemilik bisnis? Mau bisnis yang sedang Anda jalankan sekarang berkembang? Tentunya terdapat banyak langkah yang harus Anda tempuh. Salah satunya adalah mengatur keuangan bisnis dengan baik. Berikut ini adalah lima tips yang akan membantu Anda mengatur keuangan bisnis Anda agar lebih baik.

1. Cek apa prioritas perencanaan keuangan bisnis Anda

Dilansir http://downloadjoker123.org, Penganggaran, akuntansi, perencanaan pajak, manajemen risiko adalah aspek penting dalam mengelola keuangan bisnis Anda. Forbes menyarankan agar Anda jangan menunda menganalisis laporan akuntansi dan laporan keuangan untuk mendapatkan wawasan tentang kinerja bisnis.

Pastikan Anda mencatat pembukuan yang baik untuk menetapkan tujuan keuangan yang tepat. Apakah itu untuk menginvestasikan lebih banyak uang dalam bisnis Anda untuk ekspansi, karyawan, atau inventaris baru. Atau bisa juga untuk Anda menabung untuk masa pensiun.

Selain itu Anda juga harus mempersiapkan juga berbagai hal terkait pajak agar tidak membuat Anda kesulitan ketika mengurusnya. Pelajari bagaimana Anda dapat menurunkan beban pajak sebagai pemilik bisnis kecil.

2. Kelola arus kas

Memastikan keuangan bisnis Anda tetap sehat perlu pengelolaan arus kas yang efisien. Perhatikan semua pengeluaran bisnis baik langsung dan tidak langsung dan juga pengeluaran berjalan (overhead cost). Perhatikan laporan dan nilai bisnis utama, bagaimana bisnis Anda beroperasi dan apakah penjualannya sesuai dan margin operasi bisnis.

Setelah tahu biaya dan margin, Anda dapat memanfaatkan berbagai layanan dan alat keuangan untuk mengelola dana dan arus kas bisnis dengan perbankan. Evaluasi kebutuhan pembelian, kredit, dan bunga dari bisnis Anda saat mempertimbangkan untuk menggunakan kartu debit atau kredit bisnis.

Dengan mendapatkan pembiayaan atau kredit dari bank bisa menjadi pilihan yang baik untuk pembiayaan jangka pendek atau pun pendek seperti renovasi tempat bisnis, membeli peralatan, atau kampanye pemasaran baru.

3. Mengoptimalkan sistem penggajian

Masalah utama dalam bisnis kecil adalah sistem penggajian meski bisnis Anda menghasilkan cukup pendapatan. Dengan mengoptimalkan sistem penggajian, Anda dapat meningkatkan arus kas, sehingga lebih mudah untuk membayar karyawan setiap waktu gajian.

Caranya bagaimana? Langkah pertama adalah memilih perangkat lunak atau software penggajian dengan setoran langsung, yang mentransfer pembayaran tim Anda langsung ke rekening bank mereka.

Kedua, pilih jadwal pembayaran gaji yang mengikuti semua pedoman gaji di tempat Anda mendirikan bisnis. Jadwal pembayaran yang ideal bertepatan dengan saat Anda punya uang tunai yang masuk dan memungkinkan untuk membayar gaji karyawan tepat waktu. Membayar gaji tepat waktu dapat membuat keputusan keuangan yang lebih tepat.

4. Meningkatkan akurasi inventaris atau stok barang yang Anda jual

Akurasi inventaris barang yang Anda jual penting selama waktu yang tidak pasti. Beberapa jenis bisnis kewalahan dengan stok berlebih, sementara bisnis lain mencoba untuk mengikuti lonjakan permintaan pelanggan. Kedua situasi tersebut dapat menyebabkan penjualan yang lebih rendah.

Anda bisa menyiasati ini dengan menggunakan perangkat lunak manajemen inventaris yang secara otomatis menghubungkan katalog di dalam toko fisik dan online Anda.

5. Mengurangi risiko rantai pasokan

Gangguan dan volatilitas rantai pasokan berdampak pada bisnis yang bergerak di bidang ritel, restoran, dan perawatan kesehatan. Anda harus memantau permintaan secara ketat dan bekerja dengan pemasok barang untuk memastikan ketersediaan stok. Sehingga Anda dapat memitigasi risiko akses produk, dan memastikan pengalaman pelanggan terus positif.

Anda harus menyesuaikan stok barang dengan dan pesanan yang ada. Anda bisa juga memiliki pemasok cadangan untuk mencegah gangguan mengganggu penjualan di luar perkiraan. Untuk merencanakan masa depan, lihat rencana bisnis dan rantai pasokan Anda secara keseluruhan dan pertimbangkan untuk melacak secara proaktif biaya tambahan yang terkait dengan aktivitas kelangsungan bisnis.

Comments are closed.