Cara Menjaga Ketahanan Finansial di Masa Pandemik

Cara Menjaga Ketahanan Finansial di Masa Pandemik

Cara Menjaga Ketahanan Finansial di Masa Pandemik – Di masa pandemi COVID-19 seperti ini kebutuhan akan kesehatan semakin meningkat. Aktivitas yang terbatas serta pengeluaran ekstra sudah harus dihadapi seluruh penduduk dunia. Banyak yang mengeluhkan keuangan yang tidak stabil bahkan harus berutang dan yang paling parah adalah kemiskinan.

51642c6474f1ee69663aec438605eba854a95fde - Cara Menjaga Ketahanan Finansial di Masa Pandemik

Sesungguhnya yang menentukan miskin atau tidak bukanlah sebuah angka atau materi. Merangkum dari https://stof-dk.com/ Namun kecukupan sandang, pangan, dan papan itulah yang menentukan kita termasuk golongan miskin atau tidak. Nah, bagaimana bisa terhindar dari kemiskinan tersebut? Yuk simak cara-caranya di bawah ini!

1. Ubah pola pikir kamu mulai sekarang

Yang paling dasar sebenarnya adalah mengubah diri sendiri. Bukan penampilan atau cara berpakaian yang diubah, namun pola pikir dalam menggunakan uang itu yang perlu diubah. Pada saat ini ada banyak orang yang lebih banyak mengeluarkan uang mereka daripada pemasukan yang mereka dapatkan. Banyak dari mereka membeli barang-barang yang sebenarnya tidak penting. Padahal di sisi lain barang-barang yang lama masih layak untuk dipakai.

Melansir dari https://103.55.38.71/ Sebaiknya jika kamu membeli barang, pilihlah barang yang benar-benar dibutuhkan seperti sandang, pangan, dan papan. Tidak perlu malu karena tidak menggunakan barang yang terbaru, malulah ketika kita selalu menggunakan barang terbaru tetapi hasil dari utang. Pola pikir seperti inilah yang perlu ditanamkan dalam kehidupan kita.

2. Belajar untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan

Pada saat ini banyak orang yang kesulitan dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Mari kita belajar bersama-sama apa itu kebutuhan dan apa itu keinginan.

Simpel saja kebutuhan adalah semua hal yang digunakan seseorang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari seperti makan dan minum. Sedangkan keinginan adalah semua hal yang harus dipenuhi berdasarkan hasrat seseorang. Contohnya jika seseorang membeli sepatu baru padahal di rumah dia sudah punya banyak sepatu yang masih layak digunakan.

3. Catatlah semua pengeluaran

Setelah bisa untuk membedakan kebutuhan dan keinginan, cara yang ketiga supaya terhindar dari kemiskinan adalah mencatat semua pengeluaran. Terdengarnya seperti sepele bukan? Namun hal-hal kecil seperti ini yang sering terlewatkan.

Kebanyakan orang menyepelekan masalah pencatatan pengeluaran uang. Kenapa? Karena dengan gaji yang besar mereka menanggap hal-hal kecil adalah hal yang tidak seberapa. Namun hal semacam itu jika disepelekan terus-menerus pasti jumlahnya tidak sedikit. Kita harus bisa mendisiplinkan diri dengan mencatat pengeluaran uang. Dengan mendisiplinkan mencatat pengeluaran uang, kita bisa tau ke mana uang itu pergi. Hal tersebutlah yang membuat kita bisa terhindar dari kemiskinan di tengah masa pandemi ini.

4. Mulailah menabung

Mulailah mencoba untuk menabung. Di masa sekarang ini sudah tidak lagi ‘harus’ memiliki tabungan namun ‘wajib’ memiliki tabungan. Pada dasarnya ‘menabung’ memiliki arti menyimpan sebagian uang untuk simpanan atau keadaan yang darurat. Mengapa kita harus memiliki tabungan?

Sebagai contoh saja pandemi yang sedang terjadi sekarang pasti sebagian orang tidak bekerja penuh bahkan ada yang kehilangan pekerjaannya juga. Nah disinilah peran penting dari tabungan tersebut, kamu bisa menggunakan hasil dari menabung tersebut sebagai dana darurat kamu.

5. Berhemat

Nah setelah kalian mempelajari cara-cara di atas, berhemat adalah cara terakhir supaya kita terhindar dari kemiskinan. Sebenarnya berhemat merupakan kunci dari semua cara-cara di atas. Mengapa? Ya karena jika kamu sudah mengubah pola pikir, sudah mencatat pengeluaran, tapi kamu tetap boros dalam membelanjakan uang kamu sama saja tidak ada gunanya. Perlu diingat bahwa berhemat adalah kunci supaya kamu terhindar dari kemiskinan, apalagi di masa pandemi lapangan pekerjaan semakin sedikit. Ingat hemat pangkal kaya, lho.

Comments are closed.