Jokowi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal 3 Minus 3 Persen

Jokowi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal 3 Minus 3 Persen

Jokowi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal 3 Minus 3 Persen

Jokowi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal 3 Minus 3 Persen, – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2020 diperkirakan masih minus. Setelah mencapai minus 5,32 persen pada kuartal II, diperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III berada di angka minus 3 persen.

“Di kuartal III kita juga mungkin sehari, dua hari, ini akan diumumkan oleh BPS, juga masih berada di angka minus. Perkiraan kita di angka minus tiga. Naik sedikit,” kata Presiden Jokowi, Senin

Angka pertumbuhan ekonomi akan dirilis secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tiga hari lagi yakni pada 5 November 2020. Jika pertumbuhan ekonomi kembali minus, Indonesia akan dipastikan mengalami resesi ekonomi.

1. Jokowi sebut pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik dibandingkan negara lain

Meski begitu, Jokowi tetap optimistis dan mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih lebih baik dari negara-negara lain. Dilansir https://maxbetresmi.com, Sebelumnya, sedikitnya ada lima negara yang sampai saat ini telah mengumumkan ekonominya mengalami resesi ekonomi, yakni Singapura, Korea Selatan, Hongkong, Jerman, dan Amerika Serikat.

“Ini memang kalau dibandingkan dengan negara lain ya masih jauh lebih baik, tapi ini patut kita berikan tekanan untuk yang kuartal IV,” ujar Presiden Jokowi.

2. Jokowi minta seluruh kementerian menggenjot belanja untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi

Untuk kuartal IV-2020, mantan Wali Kota Solo itu meminta seluruh kementerian untuk menggenjot belanja. Hal itu guna mendorong permintaan masyarakat sehingga konsumsi rumah tangga bisa membaik pada akhir tahun.

“Saya harapkan realisasi belanja kita betul-betul harus berada pada titik yang paling maksimal. Kita tahu kemarin di triwulan kedua pertumbuhan ekonomi di angka minus 5,32,” ucapnya.

3. Meski negatif, Jokowi sebut angka di kuartal III lebih baik dari kuartal II

Walaupun jurang resesi sudah berada di depan mata, namun Jokowi mengklaim angka di kuartal III masih lebih baik dibanding kuartal II-2020 yang mencapai minus 5,32 persen. Oleh karena itu, dia meminta jajarannya untuk kembali menggenjot pemulihan ekonomi nasional untuk kuartal IV ini.

“Sehingga, kembali lagi saya sampaikan kuartal IV ini sangat penting sekali agar bisa memperbaiki lagi, syukur bisa masuk ke positif di kuartal IV, sehingga belanja, spending, harus menjadi kejar-kejaran kita semuanya,” jelas Presiden Jokowi.

Comments are closed.