Produk UMKM yang Dibutuhkan Saat Pandemi

Produk UMKM yang Dibutuhkan Saat Pandemi

Produk UMKM yang Dibutuhkan Saat Pandemi

Produk UMKM yang Dibutuhkan Saat Pandemi – Sejak awal Maret Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan adanya WNI yang positif covid-19, lambat laun sektor kesehatan, sosial, dan ekonomi mulai merasakan dampak dari pandemi tersebut. Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pun tak luput dari tekanan.

Banyak pelaku usaha yang sampai menutup bisnis lantaran daya beli masyarakat menurun. Adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hampir 4 bulan ini membuat kegiatan ekonomi seperti terhenti.

Melansir dari http://thesunshineundergroundofficial.com/ Akhirnya pemerintah pun membuka kembali PSBB, kegiatan usaha pelan-pelan hidup kembali. Pembukaan SPBB tersebut tetapi tetap harus dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Saat masa transisi new normal Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan banyak pelaku UMKM baru, yakni yang sebelumnya berprofesi sebagai pekerja beralih dan berkecimpung dalam sektor makanan, minuman, dan lainnya.

Hal tersebut karena banyak dari pekerja yang kena PHK,  sehingga mereka tidak memiliki penghasilan lagi. Terdorong keinginnan untuk bertahan, banyak orang yang membuka bisnis baru baik sebagai sampingan mapun utama untuk menambah pendapatan pada masa sulit saat ini.

Selain sektor mamin, komoditas pertanian sangat peminat masyarakat pada masa pandemi. Teten menyebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertanian tumbuh 16 persen.

Saat Teten melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah, ternyata  daerah kegiatan usaha itu tidak terganggu. Artinya orang tetap pergi ke ladang, ke sawah, sehingga produksi terus meningkat.

“Walaupun Ketika saya berdialog dengan nelayan-nelayan pantura (pantai utara) memang hasil tangkapan nelayan tidak terserap semua, karena memang daya beli masyarakat menurun,” kata Teten Masduki.

Lalu, alat-alat perlengkapan kesehatan juga banyak peminatnya, seperti masker, alat pelindung, hand sanitizer, minuman herbal dan lainnya. Sebab kasus covid-19 masih belum turun.

Kerajinan Tangan

Begitupun, Sekretaris Kemenkop UKM, Rully Indrawan menambahkan, berdasarkan pengamatannya memang sektor kuliner, kerajinan tangan, alat rumah tangga, furniture, pertanian, perkebunan, perikanan, merupakan sektor yang paling banyak penjual dan peminat pada masa pandemi.

“Sesuai dengan pengamatan saya, sektor UMKM yang paling banyak diminati pertama sektor kuliner. Kedua adalah produk-produk kerajinan mulai dari kerajinan mainan sampai ke alat rumah tangga, dan furniture; ketiga, pertanian. Itulah tiga sektor yang mayoritas peminatnya selama pandemi ini oleh masyarakat,” pungkasnya.

Comments are closed.