Subsidi FLPP Mencapai 102.665 Unit Rumah

Subsidi FLPP Mencapai 102.665 Unit Rumah

Subsidi FLPP Mencapai 102.665 Unit Rumah

Subsidi FLPP Mencapai 102.665 Unit Rumah, – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) terus berkomitmen meningkatkan rumah layak huni khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui bantuan pembiayaan perumahan, salah satunya KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Hingga akhir 2020 Subsidi FLPPdiperkirakan sebesar 107.600 unit rumah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Jumat.

Perlu diketahui pada tahun anggaran 2020, pemerintah mengalokasikan dana FLPP sebesar Rp11 triliun. Dilansir dari laman https://slot-online.games, FLPP ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

1. Bagaimana untuk bisa dapat subsidi FLPP

Untuk mengajukan permohonan subsidi FLPP, Anda dapat mengunduh aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) melalui PlayStore. Dengan menggunakan SiKasep, Anda akan secara daring terhubung dengan pemerintah, bank pelaksana, dan pengembang dengan menggunakan sistem host to host.

Sedangkan untuk proses verifikasi pengguna, SiKasep terhubung langsung ke Kementerian Dalam Negeri yang sekaligus telah terkoneksi dengan data FLPP yang dikelola BLU PPDPP sehingga subsidi dapat tepat sasaran.

2. Data mereka yang mengajukan subsidi

Berdasarkan dashboard management control PPDPP, saat ini 255.635 calon debitur sudah mengakses aplikasi SiKasep, 107.616 calon debitur sudah dinyatakan lolos subsidi checking, 7.378 calon debitur dalam proses verifikasi, 142 calon debitur dalam proses pengajuan dana FLPP ke PPDPP dan 102.665 debitur sudah menikmati dana FLPP.

Ketentuan untuk mendapat subsidi FLPP meliputi kepemilikan rumah tapak atau rumah susun, suku bunga 5 persen pa, masa subsidi 20 tahun, subsidi bantuan uang muka (SBUM) Rp4 juta, uang muka 1 persen, harga jual sesuai Keputusan MenteriPUPR dan bebas PPN sesuai PMK.

“Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kami juga harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Basuki.

3. Penyaluran FLPP melalui 42 bank pelaksana

Pada TA 2020 FLPP disalurkan oleh 42 bank pelaksana, di mana setiap bank memiliki kuota anggaran. Dan juga total unit yang harus mereka realisasikan dalam tahun perjanjian.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin mengatakan, dari kuota yang ditetapkan, semua bank pelaksana juga sudah memenuhi kewajibannya.

“Kami memberikan apresiasi kepada bank pelaksana yang sudah bekerja optimal dalam menyalurkan dana FLPP. Sisa anggaran yang masih ada akan segera direalisasikan lagi sehingga penyaluran tahun 2020 berada di atas target yang ditetapkan. Kami juga akan mendistribusikan kepada 11 bank pelaksana,” kata Arief.

Comments are closed.