Sudah Lima Hari Harga Emas Mentok di Level Rp1 Jutaan

Sudah Lima Hari Harga Emas Mentok di Level Rp1 Jutaan

Sudah Lima Hari Harga Emas Mentok di Level Rp1 Jutaan

Sudah Lima Hari Harga Emas Mentok di Level Rp1 Jutaan, – Harga emas bergerak cenderung terbatas pagi di tengah koreksi tipis dolar AS. Sejumlah analis pun merekomendasikan beli terhadap emas. Pada perdagangan Senin, 21 September 2020 pukul 07.48 WIB, harga emas spot naik tipis 0,01 persen atau 0,15 poin menjadi US$ 1.951,01 per troy ounce.

Mandeknya harga emas terjadi setelah Jumat, 23 Oktober 2020 turun dari harga Rp1.011.000 per gram. Harga jual emas juga tidak mengalami perubahan pada level Rp899 ribu per gram.

1. Grafik harga emas dalam sebulan terakhir

Harga emas cenderung stagnan dalam sebulan terakhir. Harga emas sempat menyentuh puncak tertingginya pada 15 September, di mana emas dijual Rp1.037.000 per gram.

Jauh sebelum itu, atau pada 7 Agustus lalu, harga emas mencatatkan harga tertingginya sepanjang sejarah, yakni Rp1.065.000 per gram.

Mengutip https://maxbetresmi.com, Namun setelah itu naik-turun dan mencapai terendahnya dalam sebulan terakhir pada 7 Oktober, jual harga emas seharga Rp999.000 per gram.

Setelahnya, harga emas kembali naik dan bertengger dengan harga kisaran Rp1.007.000 hingga Rp1.019.000 per gram.

2. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp533.500
  • Harga emas 1 gram: Rp1.007.000
  • Harga emas 2 gram: Rp1.954.000
  • Harga emas 3 gram: Rp2.906.000
  • Harga emas 5 gram: Rp4.815.000
  • Harga emas 10 gram: Rp9.565.000
  • Harga emas 25 gram: Rp23.787.000
  • Harga emas 50 gram: Rp47.495.000
  • Harga emas 100 gram: Rp94.912.000.

3. Sebelum beli, perhatikan dengan baik bagian fisik dari emas tersebut

Perbedaan antara emas asli dan emas palsu bisa terlihat dari fisiknya. Anda bisa melihat tanda-tanda khusus yang biasanya ada pada emas murni atau emas batangan.

Misalnya, ada cap yang menandakan kadar emas tersebut. Umumnya menggunakan satuan fineness, tetapi lazimnya dengan menggunakan satuan karat dalam angka mulai dari 10K, 18K, dan 24K.

Pegang dengan baik emas yang Anda beli tersebut, kemudian coba gosok permukaan emasnya menggunakan telapak tangan atau telunjuk Anda. Jika setelah gosok warnanya pudar dan tidak seragam, bisa pastikan itu adalah emas palsu, begitu pun sebaliknya.

Jika si penjual menawarkan emas dengan kadar tinggi, Anda bisa cek lunak atau tidaknya emas tersebut dengan mudah. Karena semakin tingginya kadar karatnya, emas akan jadi semakin lunak.

Cara mengetahui asli dan palsunya emas tersebut paling mudah adalah dengan menggigit bagian permukaan emas. Jika setelah gigit ada bekas gigitan yang tertinggal, itu artinya emas asli.

Kendati, sangat sarankan agar Anda tidak buru-buru membelinya. Karena bisa jadi material yang menyusun emas palsu itu adalah timah, karena logam timah juga termasuk golongan logam lunak.

Comments are closed.